Selasa, 08 Januari 2013

My Self

Saya hanyalah seorang cewek yang tidak sempurna, lemah, pemalu, kurang memiliki banyak teman, yah pokoknya cewek yang penuh akan kekurangan, meski saya tahu memang tak ada manusia yang sempurna yang diciptakan dimuka bumi ini, tetapi saya selalu berharap bisa melakukan yang terbaik untuk orang-orang yang tepat berada disekitar saya.

Tak peduli siapa dia, teman ataukah musuh, tetapi saya tak pernah menganggap siapapun itu adalah musuh saya.  Karena itu bukanlah hal yang penting untuk saya pikirkan.

Yang selalu saya pikirkan adalah bagaimana caranya saya untuk bisa terus berusaha agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi, tekun, taat beribadah serta dapat membahagiakan kedua orang tua saya selagi mereka masih ada walaupun hanya dengan hal-halyang kecil menurut saya tetapi itu sangat luar biasa bagi mereka.

Di umur yang masih sangat muda ini berharap saya bisa memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi, yang bisa mengerti perasaan orang lain, bisa membantu teman-teman saya yang sedang terbalut dalam kesusahan, bisa membahagiakan siapa saja yang berada didekat saya, bisa memberikan pendapat yang genius ketika diminta, ya berharap itu semua bisa menjadi kenyataan. AMIIIN. i wish that will be happen.

Sebagai seorang makhluk sosial tentunya saya juga sangat membutuhkan orang lain untuk dapat mencapai semua itu. Selain terus berdoa,saya juga mengharapkan kehadiran kakak-kakak saya. Mereka adalah seorang kakak yang baik, mereka selalu always in my mind, mereka adalah orang yang selalu menuntun saya kearah masa depan yang lebih baik, yang selalu menasehati saya ketika sedang

galau. Mereka adalah kakak sekaligus teman curhat yang sangat memberikan saran yang ampuh dalam hidup saya.

Selain itu tak lupa pula sahabat-sahabat saya yang selalu tidak luput untuk terus mensupport saya ketika sedang rapuh terbawa oleh masalah-masalah mulai dari yang kecil sampai yang sangat besar, mereka selalu ada dalam suka  maupun duka. Dan saya sangat bersyukur karena telah diberikan sahabat-sahabat yang baik, yang bisa selalu mengerti, yang bisa untuk diajak senang maupun susah. They are a miracle.

Saya menyadari diantara semua itu pasti ada terselip teman-teman saya yang juga care dan cukup mengerti saya sama seperti mereka, walaupun tak bisa semengerti mereka, karena terkadang mereka hanya penasaran saja terhadap lingkungan sehari-hari saya, dan itu cukup, karena saya tak ingin mereka menganggap saya berfikiran negatif terhadap mereka, padahal menurut mereka, mereka tulus dalam membantu saya. But, i'll always say thank you for all.

Kenyataan itu sungguh pahit, tetapi lebih pahit lagi jika terus dibohongi hanya untuk membahagiakan saya, tetapi semuanya hanyalah hoax belaka. Ya, setidaknya begitu.

Tak mudah untuk bisa memiliki apa yang saya inginkan, tanpa ada usaha didalam keinginan tersebut. Itulah sebabnya mengapa saya terus beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena setiap hari saya selalu menginginkan dan berharap semua itu bisa saya miliki walapun sebenernya mustahil untuk bisa memiliki hal-hal tersebut.

Untuk itu marilah semuanya kita beribadah menurut keyakinan kita masing-masing. Teruslah berbuat baik. Taat. Sayangi kedua orang tuamu. Berikan yang terbaik untuk mereka. Usahakan jangan sampai

membuat mereka terluka akan kata-kata yang kamu keluarkan untuk mereka apalagi sampai membuat mereka mengeluarkan air mata. Dan coba katakan "I'll never to do that".

Dan juga marilah kita selalu bersyukur terhadap apa yang kita miliki saat ini, esok, maupun seterusnya, karena apa yang kamu miliki belum tentu bisa dimiliki oleh orang lain. Selanjutnya Jangan pernah memandang rendah usaha orang lain. Jangan menganggap diri kamu yang paling sempurna.

So Kita semua bisa menjadi teman yang berujung persahabatan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar