Siang yang begitu panas menghantarkanku untuk mengais-ngais inspirasi yang tak kunjung datang. Biarpun begitu aku masih tetap saja menulis walaupun tanpa berbekal inspirasi. Kesepuluh jari ini akan terus bergerak sendiri tanpa mengetahui apa yang ingin ia tulis. Aku mencoba tenang dalam hal ini, yaitu hal yang tak begitu sulit untuk dilakukan. Bermodalkan ketulusan hati nurani maka semuanya berjalan.
Aku sedang terpaku pada suatu hal yang aku lantunkan sendiri, sehingga kata demi kata tersusun menjadi sebuah kalimat yang tak tahu kearah manakah tulisan ini akan mengalir.
Aku ingin menulis semua hal yang sedang aku lihat dan aku alami, aku ingin kamu dengar dan rasakan apa yang aku rasakan. Tapi aku tak ingin kamu tahu bagaimana sulitnya aku melewati saat-saat itu. Bukan aku ingin berjalan sendiri tapi aku hanya ingin mencoba menenangkan diri sejenak.
Dalam waktu yang sejauh ini aku masih terus berharap
seseorang yang bisa selalu menjadi penyemangat hariku walaupun hanya dengan sederhana. Salahkah aku ketika aku merindukan masa lalu? Salahkah aku ketika aku ingin kenanganku hadir kembali, meski kutahu hal itu takkan terjadi?
seseorang yang bisa selalu menjadi penyemangat hariku walaupun hanya dengan sederhana. Salahkah aku ketika aku merindukan masa lalu? Salahkah aku ketika aku ingin kenanganku hadir kembali, meski kutahu hal itu takkan terjadi?
Jangan paksa aku untuk melupakan masa-masa yang nyatanya sulit untuk aku lupakan, hingga aku tau aku tak seharusnya seperti itu. Tolong ajari aku bagaimana caranya melupakan dan menghilangkan semua kenangan yang terus saja menghantui pikiranku. Aku tak tau secara pasti mengapa aku terbalut dalam jeratan masa lalu padahal yang aku tau sekarang masa itu sudah tiada dan masa itu adalah mimpi buruk bagiku.
Memaafkan memang adalah salah satu perbuatan yang bisa dikatakan dengan mudah namun tak semua orang bisa melakukannya. Hanya orang yang berhati tuluslah yang bisa lakukan itu. Aku bisa memaafkan siapa saja dengan mudah namun dalam arti lain aku tak bisa untuk mempercayainya lagi dalam hal yang sama. Bisakah kamu pikirkan lagi dimana perasaanmu ketika kau berada didalam posisi orang tersebut, tentu kamu takkan bisa bayangkan.
Terkadang kata 'maaf' dan 'memaafkan' adalah sesuatu yang sama beratnya untuk dilakukan. Tapi itu takkan bisa menjadi alasan kamu tak mau melakukan itu. Kata maaf takkan terucap ketika kamu tak melakukan kesalahan.
Percaya atau tidak masa laluku adalah sesuatu yang buruk bagiku. Tetapi dengan masa lalu aku bisa belajar tentang tingkat kepercayaan, aku belajar bagaimana aku bisa menguatkan hati, dan tidak terus berlalu dengan kenangan itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar