Aku pernah berkhayal tentang kamu dipadang rumput yang amat luas tebentang indah dan dihiasi dengan bunga-bunga nan cantik dan segar. Dalam khayalan itu aku mimpikan kamu dan pada saat itu kamu berada disebelahku dan sedang asik bercerita denganku. Ditemani dengan banyaknya kupu-kupu yang beterbangan kamu katakan bahwa kamu ingin terus bersamaku selamanya, tetapi aku menolak perkataanmu dan aku ingat aku menjawabnya dengan sangat ragu-ragu dan menduga bahwa kamu bakalan marah ketika mendengar apa yang akan kukatakan.
Aku katakan dengan nada yang pelan "Kamu jangan pernah berharap aku. Jangan pernah kamu menginginkan aku untuk bisa selalu ada selamanya bersamakamu. Karena aku tak bisa, aku tak bisa menjadi selamanya, karena yang selamanya itu tidak akan ada didunia ini, aku hanyalah sementara".
Setelah mendengar perkataan itu, wajahmu terlihat seperti layaknya orang yang terdiam, kaku, dan tidak menampakkan ekspresi apappun.

Terimakasih.
BalasHapusKisah yang indah
thanks
BalasHapus